OGAN ILIR, TRIBUNEPOS – Sejumlah lahan pertanian milik warga di Desa Sejaro Sakti, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, terendam banjir, Sabtu (20/12/2025).
40 hektare sawah dengan pola tanam IP 200 terdampak akibat luapan air setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah selama beberapa hari terakhir.
Kepala Desa Sejaro Sakti, Zahir mengatakan, luapan air diduga berasal dari meningkatnya debit sungai dan sistem drainase yang tidak mampu menampung curah hujan. Ia juga mengatajmjan telah melakukan pendataan awal terhadap lahan pertanian yang terdampak banjir.
Banjir menggenangi area persawahan yang sebagian besar tengah memasuki masa pertumbuhan padi. Kondisi itu membuat tanaman terendam cukup lama dan berpotensi menyebabkan gagal panen.
“Air cepat mengalir ke persawahan karena lokasinya berada di dataran rendah,” kata Zahir
Ia juga mengatakan, telah melakukan pendataan awal terhadap lahan pertanian yang terdampak banjir.
“pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi penanganan serta langkah antisipasi agar banjir tidak meluas” Ujarnya
Melalui kejadian ini warga berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian, baik melalui penanganan pascabanjir maupun bantuan bagi petani terdampak, sehingga aktivitas pertanian dapat kembali berjalan normal. (*)
Jurnalis: Zahrah Amiya Tasya












