Laporan Jurnalis: Am Mursalim/ Tribunepos Ogan Ilir
BATAM, TRIBUNEPOS – Masyarakat Batam tak perlu cemas soal ketersediaan beras. Perum Bulog Batam memastikan stok beras medium yang kini tersimpan di gudang mencapai 2.700 ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan warga hingga penghujung tahun 2025.
Kepala Bulog Batam, Guido XL Pereira, mengatakan selain untuk kebutuhan lokal, pihaknya juga menyalurkan beras ke Kabupaten Tanjung Balai Karimun melalui jalur laut.
“Bulog Cabang Batam juga menyalurkan stok beras ke gudang di Kabupaten Tanjung Balai Karimun,” ujarnya, Rabu(10/9/25).
Beras tersebut ditampung di dua gudang penyimpanan milik Bulog di Kecamatan Batu Ampar yang memiliki kapasitas 7.000 ton.
Dengan kondisi stok sekarang, Bulog memperkirakan kebutuhan beras di Batam dapat tercukupi selama empat bulan ke depan.
Adapun di Tanjung Balai Karimun, stok beras yang tersimpan di gudang Bulog mencapai 427 ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat hingga dua bulan mendatang.
“Jumlah stok yang ada saat ini dinilai aman. Tidak terlalu lama menumpuk di gudang sehingga kualitas beras tetap terjaga,” kata Guido.
Dengan kondisi ini, Bulog memastikan ketersediaan beras di Batam dan Tanjung Balai Karimun relatif terkendali hingga akhir tahun. **












