Scroll untuk baca artikel
BeritaDesaPALISumsel

Ungguli Suara Dwika Setiawan, Ahmad Febriyanto Terpilih Pimpin Karang Taruna Puyang Macan IV Desa Babat

×

Ungguli Suara Dwika Setiawan, Ahmad Febriyanto Terpilih Pimpin Karang Taruna Puyang Macan IV Desa Babat

Sebarkan artikel ini
Pemuda pemudi pengurus Karang Taruna Puyang Macan IV atau Kartar Puma Babat bersama Kepala Desa Babat, Arie Meidiansyah Fitri, SPd, MPd, NLP, ketua BPD, perangkat desa, serta demisioner Ketua Karang Taruna, Prakas Padukone. (Foto: Tribunepos)
Laporan: Fadila Sangkut/ Jurnalis Tribunepos

PALI, TRIBUNEPOS – Aula Gedung Arya Gayab, Desa Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sabtu siang (27/09/2025), dipenuhi puluhan pemuda dan perangkat desa. Mereka berkumpul dalam agenda Temu Karya Karang Taruna Puyang Macan IV atau Kartar Puma Babat, yang sekaligus menggelar pemilihan ketua baru periode 2025–2030.

Mengusung tema “Menggali Potensi Pemuda dan Pemudi Desa Babat yang Berdaya Saing dalam Ruang Lingkup Agama, Ekonomi, Olahraga, Seni Budaya, Pendidikan, dan Sosial”, acara ini dihadiri Kepala Desa Babat, Arie Meidiansyah Fitri, SPd, MPd, NLP, ketua BPD, perangkat desa, serta demisioner Ketua Karang Taruna, Prakas Padukone.

Dalam sambutannya, Arie Meidiansyah menekankan pentingnya peran Karang Taruna dalam menggerakkan potensi pemuda.

“Ketua Karang Taruna harus bisa mengayomi semua entitas di Desa Babat. Ke depan kita harus lebih berdaya saing, jangan sampai kalah dengan desa lain yang sudah dikenal lewat inovasi, seperti kampung Inggris dan kampus digital,” ujarnya.
Kepala Desa Babat, Arie Meidiansyah Fitri, SPd, MPd, NLP, bersama demisioner Ketua Karang Taruna, Prakas Padukone dan Ketua Karang Taruna terpilih Ahmad Febriyanto. (Foto: Tribunepos)

Arie menambahkan, syarat menjadi ketua Karang Taruna idealnya mencakup mau, mampu, dan mapan.

“Namun bagi kami, cukup dua M, mau dan mampu. Itu sudah cukup untuk membawa pemuda ke arah yang lebih positif dan maju,” kata dia.

Dua kandidat tampil menyampaikan visi-misi mereka. Ahmad Febriyanto, kandidat nomor urut 1, menekankan pentingnya pendekatan emosional dan penguasaan teknologi.

Ia menawarkan program pelatihan digital untuk mendorong lahirnya karya-karya konten kreatif dari para pemuda Babat.

Kepala Desa Babat, Arie Meidiansyah Fitri, SPd, MPd, NLP, ketua BPD, perangkat desa, serta demisioner Ketua Karang Taruna, Prakas Padukone dan para pemuda pemudi pengurus Karang Taruna Puyang Macan IV atau Kartar Puma Babat. (Foto: Tribunepos)

Sementara itu, Dwika Setiawan, kandidat nomor urut 2, mengedepankan kolaborasi dengan masyarakat.

Program unggulannya fokus pada bidang olahraga dan kegiatan berbasis minat pemuda, termasuk lomba game online yang dianggap potensial membawa nama desa ke tingkat lebih luas.

Pesan berbeda datang dari demisioner ketua, Prakas Padukone. Ia menekankan pentingnya Karang Taruna kembali ke akar sosialnya.

“Komunikasi dengan pemerintah desa harus dijaga. Program sebaiknya lebih fokus pada kegiatan sosial-kemasyarakatan. Sikap peduli terhadap sesama itu penting, dan jangan lupa menjaga marwah Karang Taruna karena bagian dari desa,” katanya.

Pemilihan berlangsung tertib melalui voting tertutup. Dari 38 pemilih yang mewakili tiap dusun, suara mayoritas mengantarkan Ahmad Febriyanto sebagai Ketua Karang Taruna Puyang Macan IV Desa Babat periode 2025–2030. **