Scroll untuk baca artikel
AgamaBeritaOgan IlirPendidikanSekolah

Menanam Iman di SMPN 7 Pemulutan, Siswa Dibiasakan Dhuha dan Tadarus

×

Menanam Iman di SMPN 7 Pemulutan, Siswa Dibiasakan Dhuha dan Tadarus

Sebarkan artikel ini
Suasana pagi di SMP Negeri 7 Pemulutan tampak khusyuk. Sejak pukul 09.00, ratusan siswa memenuhi lapangan sekolah dengan membawa Al-Qur’an di tangan. (Foto: Tribunepos)
Laporan Jurnalis: Reval Meraldi/ Tribunepos

OGAN ILIR, TRIBUNEPOS — Suasana pagi di SMP Negeri 7 Pemulutan tampak khusyuk, Selasa (07/10/25). Sejak pukul 09.00, ratusan siswa memenuhi lapangan sekolah dengan membawa Al-Qur’an di tangan. Di bawah bimbingan guru Pendidikan Agama Islam (PAI), mereka menunaikan salat dhuha berjamaah, lalu melanjutkan dengan tadarus bersama.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan karakter religius yang telah menjadi rutinitas sekolah setiap hari Selasa. Melalui kegiatan tersebut, pihak sekolah berupaya menanamkan nilai keimanan, kedisiplinan, dan kebersamaan di kalangan siswa.

Menurut Karlina, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, pembiasaan ibadah di lingkungan sekolah penting untuk membentuk perilaku spiritual siswa sejak dini.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki pondasi moral dan spiritual yang kuat,” ujarnya.

Setelah salat dhuha, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an. Setiap siswa membaca beberapa ayat secara bergiliran, sementara guru memberikan bimbingan terkait makna dan penghayatan ayat.

Suasana terasa teduh, diselingi lantunan ayat suci yang menggema lembut di antara barisan siswa.

Kepala SMPN 7 Pemulutan, Maria, menyampaikan apresiasi kepada para siswa yang telah berhasil menghafal juz 30 Al-Qur’an.

“Kami sangat bangga atas pencapaian kalian. Semoga hafalan ini bukan hanya menjadi kebanggaan di sekolah, tetapi juga cahaya penerang dalam kehidupan kalian,” ujarnya dengan nada penuh haru.
“Teruslah menjaga dan mengamalkan hafalan dengan ikhlas, serta jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam setiap langkah,” tambahnya.

Sekolah berharap kegiatan keagamaan semacam ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk nyata pendidikan karakter di SMPN 7 Pemulutan.

Selain mempererat hubungan antarsiswa, kegiatan ini juga menumbuhkan semangat religius di lingkungan sekolah. **