Scroll untuk baca artikel
BeritaOgan IlirPendidikanSekolahSumsel

BNN Ogan Ilir Sosialisasikan Bahaya Narkoba di SMPN 3 Indralaya Selatan

×

BNN Ogan Ilir Sosialisasikan Bahaya Narkoba di SMPN 3 Indralaya Selatan

Sebarkan artikel ini
Sosialisasi bahaya narkoba di SMP Negeri 3 Indralaya Selatan, Senin (20/10/2025) oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ogan Ilir diikuti para guru dan seluruh siswa kelas IX serta perwakilan dari kelas VII dan VIII. (Foto: Tribunepos)
Laporan: Reval Meraldi/ Jurnalis Tribunepos

OGAN ILIR, TRIBUNEPOS — Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ogan Ilir menggelar sosialisasi bahaya narkoba di SMP Negeri 3 Indralaya Selatan, Senin (20/10/2025).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa tentang dampak buruk penyalahgunaan obat-obatan terlarang sekaligus menanamkan kesadaran untuk hidup sehat dan berprestasi.

Sosialisasi diikuti oleh seluruh siswa kelas IX serta perwakilan dari kelas VII dan VIII. Kegiatan diawali dengan upacara bendera rutin yang dipimpin oleh Rulyadi, ST, MAP dari BNN Ogan Ilir selaku pembina upacara.

Dalam amanatnya, Rulyadi menekankan pentingnya disiplin dan menjauhi pergaulan negatif yang dapat mengarah pada penyalahgunaan narkoba.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan di ruang kelas dengan sesi pemaparan materi dari tim BNN. Para narasumber menyampaikan penjelasan tentang jenis-jenis narkoba, efek sampingnya, serta konsekuensi hukum bagi pelaku penyalahgunaan.

Sosialisasi dikemas secara interaktif melalui tayangan video edukatif dan sesi tanya jawab yang mendapat antusiasme tinggi dari para siswa.

Kepala SMPN 3 Indralaya Selatan, Zuliana Linggo Geni, SPd, MPd, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak BNN Ogan Ilir yang telah hadir dan memberikan sosialisasi penting ini.
Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi para siswa untuk menambah wawasan serta menyadarkan mereka akan bahaya narkoba.
Kami berharap seluruh siswa dapat menjauhi hal-hal negatif dan fokus pada belajar serta meraih prestasi,” ujarnya.

Menurut Zuliana, sekolah akan terus mendukung program kolaboratif dengan instansi pemerintah dalam membentuk karakter generasi muda yang sehat, cerdas, dan berakhlak baik. **