OGAN ILIR, TRIBUNEPOS — Selama sepekan, 10–14 November 2025, seluruh siswa SMPN 3 Indralaya Selatan mengikuti kegiatan kokurikuler Project Based Learning (PJBL) bertema “Membuat Batik Jumputan dari Bahan Pewarna Alami”.
Program rutin setiap semester itu kembali digelar dengan melibatkan guru fasilitator di seluruh kelas.
Sejak hari pertama, kegiatan dibuka dengan pemutaran video tutorial serta penyampaian materi dasar tentang batik jumputan. Hari kedua siswa mulai membuat sketsa desain.
Pada hari ketiga, peserta didik masuk ke tahap praktik pertama, menjahit dan membentuk pola pada kain yang telah disiapkan.
Praktik kedua dilaksanakan pada hari keempat, yakni proses pewarnaan menggunakan bahan-bahan alami dari buah, sayuran, hingga daun.
Di hari terakhir, hasil karya siswa dipamerkan melalui stand antar kelas, menarik perhatian warga sekolah yang hadir.
Kepala SMPN 3 Indralaya Selatan, Zuliana Linggo Geni, SPd, MPd menyampaikan kegiatan ini bukan sekadar proyek seni, tetapi wadah membangun kreativitas dan karakter siswa.
“Kami berharap kegiatan PJBL ini mengembangkan kreativitas, keterampilan, serta rasa percaya diri siswa. Selain itu, mereka kami dorong untuk memahami pentingnya melestarikan budaya dan lingkungan.
Terima kasih kepada seluruh siswa, guru, dan staf yang berperan. Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi mereka,” ujar Zuliana.
Kegiatan PJBL batik jumputan ini disebut akan terus menjadi agenda wajib setiap semester sebagai upaya menumbuhkan minat dan bakat peserta didik di bidang seni dan budaya. (*)
Jurnalis: Reval Meraldi












