OGAN ILIR, TRIBUNEPOS – SMP Negeri 1 Tanjung Raja menggelar kegiatan kokurikuler bertema “Melestarikan Warisan Budaya Sumatera Selatan Lewat Batik Jumputan” selama tiga hari, Rabu (04/03/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sekaligus mengembangkan kreativitas siswa.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak mengenal lebih dekat batik jumputan, salah satu warisan budaya khas Sumatera Selatan yang dibuat dengan teknik ikat-celup. Selain mempelajari nilai budaya yang terkandung di dalamnya, siswa juga mempraktikkan secara langsung proses pembuatan batik, mulai dari mengikat kain, menentukan motif, hingga proses pencelupan warna.
Kepala SMPN 1 Tanjung Raja Nawiyah mengatakan, kegiatan kokurikuler ini dirancang sebagai bagian dari penguatan delapan profil lulusan yang menjadi target pendidikan di sekolah.
Menurut dia, pada tema ini sekolah menekankan pengembangan profil kewargaan, kolaborasi, dan kreativitas siswa melalui pembelajaran berbasis budaya lokal.
“Melalui kegiatan ini siswa diharapkan tidak hanya mengenal budaya daerahnya, tetapi juga mampu bekerja sama serta mengekspresikan kreativitas dalam menciptakan motif batik jumputan,” ujarnya.
kegiatan ini juga menjadi sarana bagi siswa untuk memahami bahwa warisan budaya daerah merupakan bagian penting dari identitas masyarakat yang perlu dijaga dan dilestarikan.
Dalam pelaksanaannya, para siswa bekerja secara berkelompok untuk membuat batik jumputan dengan berbagai motif yang mereka rancang sendiri. Proses tersebut sekaligus melatih kemampuan kolaborasi serta mendorong siswa untuk berinovasi dalam menghasilkan karya yang menarik.
Sekolah berharap kegiatan kokurikuler ini dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan kekayaan budaya Sumatera Selatan sejak dini.
Jurnalis: Zahrah Amiya Tasya












