OGAN ILIR, TRIBUNEPOS – SD Negeri 04 Payaraman, Desa Tanjung Lalang menggelar gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas VI sebagai persiapan menghadapi ujian yang dijadwalkan berlangsung April 2026. Kegiatan ini mulai dilaksanakan sejak, Senin (09/03/2026) melibatkan 59 siswa.
Gladi bersih dilakukan menggunakan sistem ujian berbasis komputer. Karena keterbatasan perangkat, pelaksanaan simulasi dibagi dalam dua sesi. Sekolah saat ini memiliki 20 unit Chromebook yang digunakan siswa secara bergantian untuk mengerjakan soal latihan.
Dalam setiap sesi, sekitar 20 siswa mengikuti simulasi ujian guna membiasakan diri dengan sistem dan mekanisme pengerjaan soal secara digital. Simulasi ini juga menjadi sarana bagi sekolah untuk memastikan kesiapan teknis sebelum pelaksanaan TKA yang sebenarnya.
Pelaksanaan kegiatan berada di bawah pengawasan guru Adini SPd Sementara itu, bimbingan penggunaan perangkat Chromebook kepada siswa diberikan oleh Erta Dewi SPd dan Herliana SPd Keduanya turut dibantu beberapa guru lain agar seluruh peserta dapat memahami tata cara penggunaan perangkat serta sistem ujian dengan baik.
Kelancaran gladi bersih juga didukung oleh peran operator sekolah, Yulistini SPd yang memastikan seluruh perangkat Chromebook dan sistem aplikasi ujian berfungsi optimal selama simulasi berlangsung.
Kepala SDN 04 Payaraman Septy Liana SPd mengatakan, kegiatan gladi bersih menjadi langkah penting untuk membangun kesiapan siswa menghadapi ujian berbasis teknologi.
“Gladi bersih ini bertujuan membiasakan siswa menggunakan Chromebook saat mengerjakan soal ujian. Dengan latihan ini kami berharap saat pelaksanaan TKA pada April nanti siswa sudah lebih siap, percaya diri, dan mampu mengikuti ujian dengan lancar,” ujarnya.
Menurut Septy Liana, simulasi tersebut tidak hanya menguji kemampuan akademik siswa, tetapi juga melatih kesiapan mereka dalam menghadapi sistem evaluasi pendidikan yang kini semakin terintegrasi dengan teknologi digital.
Melalui kegiatan ini, SDN 04 Payaraman berupaya memastikan seluruh siswa memiliki pengalaman dan pemahaman yang cukup terhadap mekanisme ujian berbasis komputer sehingga dapat mengikuti TKA secara optimal.
Jurnalis: Zahrah Amiya Tasya












