Scroll untuk baca artikel
BeritaOgan IlirPendidikanSumsel

Bangun Karakter di Bulan Ramadhan, SMPN 1 Pemulutan Selatan Gelar Pesantren Kilat

×

Bangun Karakter di Bulan Ramadhan, SMPN 1 Pemulutan Selatan Gelar Pesantren Kilat

Sebarkan artikel ini
SMP Negeri 1 Pemulutan Selatan menggelar pesantren kilat selama empat hari, Selasa (3/3/2026) hingga Jumat (6/3/2026) kemarin. Dok_Tribunepos

OGAN ILIR, TRIBUNEPOSSMP Negeri 1 Pemulutan Selatan menggelar pesantren kilat selama empat hari, Selasa (3/3/2026) hingga Jumat (6/3/2026) kemarin. Kegiatan ini diikuti seluruh siswa sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter dan pembinaan spiritual di lingkungan sekolah selama bulan Ramadhan.

Pesantren kilat dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Rela Septiani, S.Pd. pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang disertai saritilawah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Rela mengatakan kegiatan Pesantren Kilat jni menjadi ruang pembelajaran bagi siswa untuk memperdalam pemahaman agama sekaligus menanamkan nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

“Pesantren kilat ini menjadi sarana bagi siswa untuk memperdalam pemahaman agama sekaligus membentuk karakter yang berakhlak baik,” kata Rela.

Selama kegiatan berlangsung, siswa mengikuti ceramah keagamaan yang disampaikan guru Pendidikan Agama Islam Khadijah, Rani Anggraini dan Dian Parera. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya nilai keimanan, kedisiplinan, serta kepedulian sosial di kalangan pelajar.

Pelaksanaan kegiatan dikoordinasikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Mirani Arsyad bersama Pembina OSIS Yuli Novita Sari. Selain ceramah, panitia juga menggelar berbagai lomba religius untuk menumbuhkan kreativitas dan mempererat kebersamaan antar siswa.

Penutupan kegiatan, Kepala SMP Negeri 1 Pemulutan Selatan Rahmanisawati, S.Pd menyerahkan tunjangan hari raya (THR) kepada tenaga paruh waktu dan honorer yang bersumber dari donasi guru PNS dan PPPK.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membentuk siswa yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki keimanan, akhlak, dan kepedulian sosial,” kata Rahmanisawati

Pihak sekolah menilai pesantren kilat menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai religius sekaligus membangun budaya berbagi di lingkungan sekolah selama bulan Ramadhan.

Jurnalis: Zahrah Amiya Tasya.