Laporan Jurnalis: Recita Meila Zaskiah/ Tribunepos Ogan Ilir
OGAN ILIR, TRIBUNEPOS – Gemuruh tepuk tangan penonton pecah di Desa Limbang Jaya II, Tanjung Batu, Ogan Ilir, Sumsel, Selasa (01/10/25). Malam itu, final Turnamen Bola Voli Bupati Cup IV resmi menutup rangkaian pertandingan yang berlangsung sejak awal September lalu.
Ajang bergengsi yang mempertemukan 59 tim—40 tim putra dan 19 tim putri—ini sukses melahirkan juara-juara baru dan menyulut euforia olahraga di pelosok Ogan Ilir.

Di babak puncak, LJC Limbang Jaya tampil perkasa dengan menumbangkan lawan-lawannya di kategori putra dan memastikan diri sebagai juara pertama.
Mereka disusul Gupiras Tebedak (Kecamatan Payaraman) di posisi kedua, Tanjung Agung (Indralaya) di tempat ketiga, dan tim unik bernama Osama Bin Laden asal Tanjung Seteko (Indralaya) di peringkat keempat.
Di kategori putri, Tim Porprov Ogan Ilir berhasil merebut podium tertinggi. LJC Limbang Jaya kembali unjuk gigi dengan menduduki juara dua, diikuti Atlas Talang Seleman dan Formas Srikembang yang masing-masing berada di posisi ketiga dan keempat.

Turnamen ini dihadiri jajaran pejabat daerah, mulai dari Kabid Pemuda dan Olahraga, Ahadam Fachrulla yang mewakili Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, Kapolsek Tanjung Batu, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga para kepala desa Limbang Jaya I dan II.
Kehadiran tokoh masyarakat serta antusiasme warga menambah semarak suasana di lapangan desa yang sejak awal September menjadi pusat keramaian.

Kepala Desa Limbang Jaya II, Yunarni, AMd, menegaskan bahwa gelaran ini bukan semata-mata soal kompetisi.
“Turnamen ini adalah wadah silaturahmi antarwilayah, sarana menyalurkan bakat generasi muda, sekaligus upaya menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga, khususnya bola voli,” ujarnya.
Keberhasilan penyelenggaraan Bupati Cup IV tak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, perangkat desa, dan Karang Taruna. Turnamen ini menjadi bukti bahwa olahraga mampu menyatukan warga, sekaligus membuka jalan lahirnya atlet-atlet berbakat dari desa.
“Harapannya, selain melahirkan prestasi, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan dan menanamkan semangat sportivitas di kalangan generasi muda,” tambah Yunarni.

Dengan berakhirnya turnamen yang berlangsung hampir satu bulan penuh itu, Desa Limbang Jaya II meninggalkan jejak sebagai tuan rumah yang sukses.
Semangat dan riuh sorak warga menjadi tanda bahwa olahraga masih menjadi bahasa persaudaraan yang paling lantang di tanah Ogan Ilir. **












