Scroll untuk baca artikel
BeritaBreaking NewsOgan IlirProyekSumsel

Jembatan Lubuk Rukam–Muara Kumbang di Ogan Ilir Ambruk, Padahal Baru Ditinjau Bupati

×

Jembatan Lubuk Rukam–Muara Kumbang di Ogan Ilir Ambruk, Padahal Baru Ditinjau Bupati

Sebarkan artikel ini
Jembatan besi penghubung Desa Lubuk Rukam dan Desa Muara Kumbang, Kabupaten Ogan Ilir, ambruk pada Kamis (22/01/26), sekitar pukul 14.00 WIB. Meski sebelumnya sempat ditinjau langsung oleh Bupati Ogan Ilir bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). (Dok. Tribunepos)

OGAN ILIR, TRIBUNEPOS.COM — Jembatan besi penghubung Desa Lubuk Rukam dan Desa Muara Kumbang, Kabupaten Ogan Ilir, ambruk pada Kamis (22/01/26), sekitar pukul 14.00 WIB. Meski sebelumnya sempat ditinjau langsung oleh Bupati Ogan Ilir bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Ambruknya jembatan diduga dipicu derasnya arus sungai yang menghantam konstruksi, diperparah tumpukan enceng gondok yang menyumbat bagian bawah jembatan.

Akibat kejadian tersebut, akses utama antar dua desa terputus total. Warga tidak dapat melintas, baik menggunakan kendaraan roda dua, roda empat, maupun berjalan kaki.

“Arus sungai sedang deras, di bawah jembatan banyak gumpalan rumput seperti enceng gondok. Tidak lama kemudian jembatan langsung ambruk,” kata seorang warga di lokasi kejadian.
Warga menyebut, kondisi jembatan sebelumnya telah dilaporkan mengalami kerusakan dan sempat ditinjau langsung oleh Bupati Ogan Ilir bersama Dinas PUPR pada Oktober 2025 lalu. (Dok. Tribunepos)

Menurut warga, peristiwa itu berlangsung cepat dan tidak sempat diantisipasi. Beruntung, saat jembatan roboh tidak ada warga yang sedang melintas sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Jembatan Lubuk Rukam–Muara Kumbang merupakan akses vital bagi aktivitas masyarakat, mulai dari distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, hingga pelayanan kesehatan. Jalur tersebut juga menjadi penghubung utama menuju Kecamatan Rantau Alai.

Ambruknya jembatan diduga dipicu derasnya arus sungai yang menghantam konstruksi, diperparah tumpukan enceng gondok yang menyumbat bagian bawah jembatan. (Dok. Tribunepos)

Warga menyebut, kondisi jembatan sebelumnya telah dilaporkan mengalami kerusakan dan sempat ditinjau langsung oleh Bupati Ogan Ilir bersama Dinas PUPR pada Oktober 2025 lalu.

“Kami berharap ada penanganan darurat. Kalau lama, Desa Muara Kumbang bisa terisolasi,” ujar warga lainnya.

Hingga Kamis sore, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab teknis ambruknya jembatan maupun langkah penanganan darurat yang akan dilakukan. [*]

Jurnalis: Zahra Amiya Tasya