OGAN ILIR, TRIBUNEPOS — Pemerintah Desa Tanjung Baru memulai program penanaman jagung pipil sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan melalui alokasi Dana Desa tahun 2025. Kegiatan tanam perdana berlangsung pada Rabu (26/11/2025) pukul 09.00, dihadiri berbagai unsur pemerintah dan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kapolsek melalui Bhabinkamtibmas, Camat Indralaya Utara, Sekcam Indralaya Utara, pendamping desa (PD), pendamping lokal desa (PLD), pengurus BUMDes, linmas, tokoh masyarakat, serta Ketua Tim Penggerak PKK Desa Tanjung Baru.
Kepala Desa Tanjung Baru, Budi Harjaya, menjelaskan bahwa penanaman jagung ini merupakan langkah strategis untuk mendorong peningkatan hasil pertanian lokal sekaligus membuka peluang pendapatan bagi warga.
“Jagung dipilih karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan bisa menjadi alternatif sumber pangan,” ujarnya.
Program ini dilaksanakan dengan pola gotong royong. Pemerintah desa menyediakan bibit dan pupuk, sementara penyuluh pertanian memberikan pendampingan teknis kepada petani.
Warga dilibatkan langsung dalam pengolahan lahan hingga proses penanaman. Nantinya, hasil panen akan dipasarkan untuk menambah kesejahteraan masyarakat.
Budi Harjaya menyebut program ini juga memberi peluang kerja bagi warga di tengah sulitnya lapangan pekerjaan saat ini.
“Harapan kami, jagung ini bisa menghasilkan dan meningkatkan perekonomian warga melalui program ketahanan pangan. Kami libatkan masyarakat dalam proses menanam dan memberikan upah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung,” katanya.
Program ketahanan pangan ini diharapkan mampu menjadi model pengembangan pertanian desa yang lebih produktif, sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan. (*)
Jurnalis: Reval Meraldi












