Rabu, 10 Juni 2026
LIVE TV

Prabowo Desak Reformasi PBB dari Brasil, Negara Berkembang Tak Boleh Lagi di Pinggir

SPH Tribunepos Rabu, 10 Juni 2026 | 16:55 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Brazil Luiz Inácio Lula da Silva
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva di Istana Planalto, Brasilia, Rabu (9/7/2025). TRIBUNEPOS/ HO-Biro Pers Sekretariat Presiden
Bagikan:

Menurut Prabowo, negara-negara berkembang yang memiliki jumlah penduduk besar serta kekuatan ekonomi yang terus tumbuh layak memperoleh peran yang lebih signifikan dalam menentukan arah kebijakan internasional.

Ia mencontohkan Brasil sebagai salah satu kekuatan baru dunia yang memiliki kapasitas untuk mengambil peran lebih besar dalam tata kelola global.

“Brasil adalah negara yang sangat besar, penduduknya banyak, dan punya ekonomi yang kuat. Saya rasa kita harus memainkan peran yang lebih bertanggung jawab dan memimpin,” ujarnya.

Prabowo menilai Indonesia dan Brasil memiliki kepentingan yang sama untuk memperjuangkan tatanan dunia yang lebih adil, inklusif, dan representatif. Karena itu, kedua negara perlu memperkuat kerja sama dan menyatukan suara dalam mendorong perubahan di berbagai forum internasional.

Sandi Pusaka
Penulis : Sandi Pusaka Editor : SPH Sumber : Pers Presiden

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait lainnya.

Komentar

1000 Karakter tersisa