Scroll untuk baca artikel
BeritaDesaOgan IlirPolitikSumsel

Reses di Tanjung Baru, Ahmad Syafe’i Serap Aspirasi Warga

×

Reses di Tanjung Baru, Ahmad Syafe’i Serap Aspirasi Warga

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, Ahmad Syafe'i, menggelar Reses II Masa Sidang II Tahun 2026 di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Indralaya Utara, Senin (09/02/26). (Dok. Tribunepos)

OGAN ILIR, TRIBUNEPOS.COM — Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, Ahmad Syafe’i, menggelar Reses II Masa Sidang II Tahun 2026 di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Indralaya Utara, Senin (09/02/26).

Kegiatan ini menjadi ajang bagi legislator untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.

Reses tersebut dihadiri Kepala Desa Tanjung Baru, Budi Harjaya, beserta perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Sejumlah persoalan dan usulan pembangunan disampaikan masyarakat dalam forum dialog terbuka.

Dalam sambutannya, Budi Harjaya mengapresiasi kehadiran Ahmad Syafei yang dinilai menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan warga desa.

Ia berharap aspirasi yang disampaikan dapat diperjuangkan di tingkat pemerintah daerah.

“Kami berharap reses ini tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi benar-benar menghasilkan program pembangunan yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ahmad Syafe’i menegaskan reses merupakan kewajiban konstitusional anggota DPRD untuk turun langsung ke lapangan.

Menurut dia, seluruh masukan masyarakat akan dicatat dan dibawa dalam pembahasan program pembangunan daerah.

“Silakan sampaikan kebutuhan yang paling mendesak, baik soal infrastruktur, pelayanan publik, maupun pemberdayaan ekonomi. Aspirasi ini akan kami perjuangkan sesuai mekanisme yang ada,” kata Ahmad Syafe’i.

Dalam sesi dialog, warga mengusulkan perbaikan infrastruktur desa, peningkatan sarana prasarana umum, serta dukungan program ekonomi produktif. Aspirasi tersebut dinilai penting untuk mendorong pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.

Kegiatan reses berlangsung dengan antusias dan diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat dalam merumuskan kebijakan pembangunan Kabupaten Ogan Ilir. [*]

Jurnalis: Zahra Amiya Tasya