Scroll untuk baca artikel
BeritaOgan IlirPendidikanSumsel

SDN 04 Payaraman Dorong Pembentukan Akhlak Siswa Lewat Pesantren Kilat

×

SDN 04 Payaraman Dorong Pembentukan Akhlak Siswa Lewat Pesantren Kilat

Sebarkan artikel ini
SD Negeri 04 Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir, menggelar kegiatan pesantren kilat dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Senin (02/03/2026) kemarin di halaman sekolah. Dok_Tribunepos

OGAN ILIR, TRIBUNEPOSSD Negeri 04 Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir, menggelar kegiatan pesantren kilat dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Senin (02/03/2026) kemarin di halaman sekolah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan karakter religius siswa yang rutin dilaksanakan setiap Ramadhan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan tilawah Al-Qur’an beserta artinya oleh siswa kelas VI. Lantunan ayat suci yang menggema di lingkungan sekolah menghadirkan suasana khidmat. Para siswa mengikuti kegiatan dengan tertib dan antusias.

Kepala Sekolah Septy Liana dalam sambutannya mengatakan Ramadhan merupakan momentum penting untuk melatih kedisiplinan ibadah serta memperbaiki akhlak siswa sejak dini.

Dalam kesempatan itu, pihak sekolah juga mensosialisasikan penggunaan buku kegiatan Ramadhan yang wajib diisi oleh seluruh siswa.

Buku tersebut berfungsi sebagai pemantauan pelaksanaan ibadah harian, seperti shalat lima waktu dan shalat tarawih.

“Setiap siswa diminta memberi tanda centang pada kolom kegiatan setiap kali melaksanakan shalat wajib” kata septy

Khusus shalat tarawih, siswa diwajibkan meminta tanda tangan imam sebagai bukti pelaksanaan ibadah. Orang tua juga diminta menandatangani buku tersebut setiap hari sebagai bentuk pengawasan di rumah.

Guru Pendidikan Agama Islam SDN 04 Payaraman Kifrawi mengatakan, kegiatan pesantren kilat diharapkan dapat menjadi sarana bagi siswa untuk memperdalam pemahaman agama serta memperbaiki adab selama Ramadhan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin siswa tidak hanya memahami ajaran agama, tetapi juga mempraktikkan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari,” kata Kifrawi.

Materi utama pesantren kilat disampaikan oleh Ustadz Sahari. Dalam ceramahnya, ia mengajak siswa meneladani akhlak Rasulullah dan para sahabat, terutama dalam menjaga kesabaran, menghormati orang tua, serta peduli terhadap sesama.

Kehadiran Sahari yang merupakan tokoh agama di Desa Tanjung Lalang juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara sekolah dan masyarakat dalam mendukung pendidikan karakter siswa.

Kegiatan pesantren kilat ditutup dengan penampilan shalawat oleh perwakilan siswa kelas IV, V, dan VI. Lantunan shalawat yang dibawakan para siswa menambah suasana religius sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan sekolah. (*)

Jurnalis: Zahrah Amiya Tasya