OGAN ILIR, TRIBUNEPOS – SD Negeri 08 Sungai Pinang memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan untuk memperkuat pembinaan karakter siswa melalui kegiatan pesantren kilat. Kegiatan digelar selama tiga hari, Rabu (11/03/2026) hingga Jumat (13/03/2026), diikuti seluruh siswa bersama para guru di lingkungan sekolah.
Mengusung tema “Menjadikan Ramadhan Momentum Perbaikan Diri Menjadi Lebih Baik.” Melalui kegiatan ini, sekolah berupaya menanamkan nilai-nilai keimanan, kedisiplinan, serta membentuk kebiasaan positif bagi peserta didik sejak usia dini.
Kepala SDN 08 Sungai Pinang, Ferdiansyah Wira Satria, S.Pd mengatakan, pesantren kilat menjadi salah satu sarana penting dalam membangun karakter religius siswa sekaligus memperkuat pendidikan moral di lingkungan sekolah.
“Ramadhan adalah momentum terbaik untuk menanamkan nilai keimanan, kedisiplinan, dan akhlak yang baik kepada anak-anak. Kami berharap kegiatan ini mampu membentuk kebiasaan positif yang terus mereka bawa dalam kehidupan sehari-hari,” kata Ferdiansyah.
Ia juga menambahkan, melalui berbagai kegiatan keagamaan selama pesantren kilat, siswa diajak memahami makna Ramadhan tidak hanya sebagai waktu menjalankan ibadah, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas akhlak.
Menurut Ferdiansyah, pendidikan tidak semata berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan spiritualitas peserta didik.
“Harapannya, melalui pesantren kilat ini siswa dapat menjadikan Ramadhan sebagai ruang pembelajaran untuk memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, serta menumbuhkan sikap saling menghargai dan berbagi kepada sesama,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, siswa mengikuti sejumlah aktivitas keagamaan seperti tadarus Al-Qur’an, ceramah keagamaan, pembiasaan ibadah, serta pembelajaran akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Yang dirancang untuk menanamkan nilai religius secara menyenangkan dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.
Selain memperkuat nilai spiritual, pesantren kilat juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara siswa dan guru. Suasana Ramadhan di sekolah diharapkan mampu menumbuhkan budaya religius yang positif sekaligus membentuk generasi muda yang berakhlak baik, disiplin, dan berkarakter.
Jurnalis: Komaria Nzuri












