OGAN ILIR, TRIBUNEPOS – DPRD Kabupaten Ogan Ilir menggelar Rapat Paripurna XXVII Masa Sidang I Tahun 2026 memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (07/01//2026). Agenda tersebut menjadi ruang refleksi capaian pembangunan sekaligus penegasan arah kebijakan daerah ke depan.
Rapat berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Ogan Ilir, Kompleks Perkantoran Terpadu Tanjung Senai, Indralaya. Sidang dipimpin Ketua DPRD Ogan Ilir Edwin Cahya Putra bersama Wakil Ketua I Wahyudi Marwan dan Wakil Ketua II Ahmad Syafei.
Hadir dalam rapat tersebut Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, Wakil Bupati H. Ardani, serta 40 anggota DPRD. Sejumlah kepala daerah dan perwakilan kabupaten/kota Sumatera Selatan, unsur Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah, hingga tokoh masyarakat .
Peringatan HUT tahun ini mengusung tema “Menuju Ogan Ilir Smart, Sejahtera, Maju, Adaptif, Religius, dan Berkelanjutan.”
Edwin mengatakan, peringatan hari jadi daerah tidak berhenti pada seremoni, tetapi harus menjadi momentum evaluasi kinerja pemerintah dan lembaga legislatif. Menurut dia, DPRD memiliki tanggung jawab memastikan kebijakan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Usia 22 tahun harus menjadi fase pendewasaan daerah. Evaluasi terhadap pelayanan publik, tata kelola anggaran, dan kualitas pembangunan harus terus diperkuat,” kata Edwin.
Ia mengingatkan, Kabupaten Ogan Ilir resmi berdiri pada Januari 2004 berdasarkan Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2003. Capaian pembangunan saat ini, merupakan hasil kerja panjang para tokoh pemekaran dan seluruh elemen masyarakat.
Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar menegaskan, pemerintah daerah akan memfokuskan kebijakan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan ekonomi masyarakat. Beberapa program prioritas yang disiapkan antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), pengembangan sekolah rakyat, serta penguatan koperasi desa.
“Program-program ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dasar,” ujar Panca.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam mendorong transformasi Ogan Ilir menuju daerah yang adaptif terhadap perubahan.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang menilai Ogan Ilir memiliki posisi strategis sebagai wilayah penyangga Palembang. Menurut dia, percepatan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik akan menentukan daya saing daerah dalam jangka panjang.
“Kolaborasi pemerintah provinsi dan kabupaten harus terus diperkuat agar pembangunan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” kata Cik Ujang.
Rapat paripurna ditutup dengan doa bersama sebagai simbol syukur atas perjalanan 22 tahun Kabupaten Ogan Ilir dan komitmen melanjutkan agenda pembangunan yang berkelanjutan.
Jurnalis: Komaria Nzuri & Tri Andini Firdanti












