OGAN ILIR, TRIBUNEPOS.COM — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Raden Fatah Palembang menggelar sosialisasi pencegahan cyberbullying di SMP Negeri 7 Pemulutan, Ogan Ilir, Jumat (31/1/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi digital pelajar agar lebih bijak menggunakan media sosial.
Sosialisasi mengusung tema “Bijak Berinternet: Ciptakan Ruang Digital yang Sehat dan Menginspirasi” dengan sasaran utama siswa-siswi kelas VII hingga IX.
Materi yang disampaikan meliputi pengertian cyberbullying, jenis-jenis perundungan daring, dampak psikologis terhadap korban, serta konsekuensi hukum berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Kepala SMPN 7 Pemulutan, Maria, SPd, menilai topik tersebut sangat relevan dengan kondisi pelajar saat ini. Ia mengingatkan bahwa perilaku di media sosial dapat berdampak serius pada masa depan siswa.
“Di era digital, jempol bisa lebih tajam daripada lisan. Jangan sampai hanya karena iseng di media sosial, kalian melukai perasaan teman atau berurusan dengan hukum,” ujar Maria dalam sambutannya.

Hal senada disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Leni Marlina, SPd.
Menurutnya, jejak digital bersifat permanen dan dapat memengaruhi peluang pendidikan maupun karier siswa di kemudian hari.
“Banyak konflik di sekolah berawal dari saling sindir di WhatsApp atau komentar di media sosial. Cyberbullying bukan hal sepele, ini bisa menjadi bumerang bagi masa depan kalian,” kata Leni.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi diskusi interaktif dan simulasi penanganan komentar negatif di media sosial. Para siswa diajak memahami cara merespons perundungan secara sehat serta prosedur melaporkan konten bermasalah.
Acara ditutup dengan ikrar bersama melalui penandatanganan petisi Anti-Cyberbullying oleh perwakilan siswa sebagai komitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman, baik di dunia nyata maupun di ruang digital. [*]
Jurnalis: Zahra Amiya Tasya












