Scroll untuk baca artikel
BeritaOgan IlirPendidikanSumsel

SMPN 1 Indralaya Jadi Pusat Pembelajaran Mendalam di Ogan Ilir, Ini Capaian Dra Herlina

×

SMPN 1 Indralaya Jadi Pusat Pembelajaran Mendalam di Ogan Ilir, Ini Capaian Dra Herlina

Sebarkan artikel ini
Suasana kegiatan pelatihan pembelajaran mendalam di SMPN 1 Indralaya, Ogan Ilir. (Foto: Tribunepos)
Laporan: Fadila Sangkut/ Tribunepos Ogan Ilir

OGAN ILIR, TRIBUNEPOS – SMP Negeri 1 Indralaya kini menjelma sebagai pusat kegiatan penyelarasan visi, misi, dan tujuan (VMT) sekolah di Kabupaten Ogan Ilir.

Sejak Agustus hingga November 2025, sekolah ini menjadi tuan rumah program pembelajaran mendalam (PM) yang digagas BGTak Sumsel bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Ilir melalui Bidang GTK.

Program tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas guru dalam menyampaikan pembelajaran yang lebih bermakna.

Tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, PM menekankan pada pengalaman belajar yang melibatkan olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga.

Harapannya, proses belajar tak sekadar menjejalkan materi, melainkan menghadirkan kesadaran bermakna yang menggembirakan.

Dua fasilitator ditunjuk mendampingi pelaksanaan program ini, yakni Yenita dan Mgs Ferdi.

Keduanya berperan aktif mengarahkan guru dalam memahami filosofi serta praktik pembelajaran mendalam di ruang kelas.

Kepala SMPN 1 Indralaya, Dra. Herlina, menyebut kegiatan ini sebagai momentum penting bagi peningkatan mutu pendidikan di Ogan Ilir.

“Pembelajaran mendalam adalah upaya menghadirkan pengalaman belajar yang menyentuh aspek akademik, spiritual, hingga kecerdasan digital.
Pada akhirnya, murid yang dihasilkan bukan hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter mulia, berbudi pekerti luhur, serta terlatih dalam literasi dan numerasi,” ujar Herlina.

Menurutnya, PM menjadi jawaban atas tantangan pendidikan abad 21 yang menuntut generasi muda adaptif dan berdaya saing tinggi.

“Kami ingin pembelajaran di SMPN 1 Indralaya benar-benar menciptakan murid yang siap menghadapi dunia nyata dengan bekal akhlak, keterampilan, dan kecerdasan digital,” katanya.

Dinas Pendidikan Ogan Ilir menilai langkah SMPN 1 Indralaya sebagai terobosan strategis. Dengan dijadikannya sekolah ini sebagai pusat kegiatan, diharapkan program PM bisa menular ke sekolah lain di kabupaten.

“Kami mendukung penuh inisiatif ini sebagai upaya menyatukan visi pendidikan di daerah. SMPN 1 Indralaya menjadi contoh nyata transformasi pembelajaran di Ogan Ilir,” kata salah satu pejabat Bidang GTK Disdik Ogan Ilir.

Program penyelarasan VMT berbasis PM ini bukan sekadar agenda jangka pendek. Ia diproyeksikan sebagai pijakan baru bagi sekolah-sekolah di Ogan Ilir dalam membangun ekosistem pendidikan yang humanis dan relevan dengan perkembangan zaman. **